Jumat, 09 Februari 2018

Penanggalan Manusia Awal Peradaban Hidup

Kalender merupakan sebuah sistem buat memberi nama dalam sebuah periode waktu (misalnya hari sebagai contohnya). Nama-nama ini dikenal menjadi tanggal kalender. Tanggal ini bisa didasarkan  dari gerakan-gerakan benda angkasa misalnya mentari  dan bulan. Di Indonesia kalender yang banyak dipakai adalah kalender Masehi & Kalender Hijriyah. Kalender yang digunakan pada kalender pendidikan adalah kalender Masehi. Kalender Hirjiyah adalah kalender yang dipakai oleh umat Islam yang berada pada Indonesia.

Kedua kalender tersebut mempunyai beberapa disparitas salah  satu antara lain adalah dalam pergantian tanggal dan hari. Pada pergantian tanggal & hari kalender Masehi pergantian lepas dan hari ditandai atau batasnya dengan melewati pukul 24.00 atau 00.00 atau pukul 12 malam. Sedangkan kalender Hijriyah pergantian hari & lepas yaitu dimulai dari terbenamnya surya, sebagai akibatnya sanggup muncul yg namanya istilah malam Minggu, malam Senin, & sebagainya.

1. Kalender Hiriyah
Kalender Hijriyah atau Kalender Islam merupakan kalender yang dipakai sang umat Islam, termasuk dalam memilih tanggal atau bulan yg berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari krusial lainnya. Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena dalam tahun pertama kalender ini merupakan tahun dimana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M.
Di beberapa negara yang berpenduduk secara umum dikuasai Islam, Kalender Hijriyah pula dipakai menjadi sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Islam memakai peredaran bulan menjadi acuannya, tidak sama dengan kalender biasa (kalender Masehi) yang memakai sirkulasi Matahari. Kalender Hijriyah dianggap jua kalender Komariyah karena perhitungannya berdasarkan pada kala revolusi bulan.
Kalender Hijriyah
Pada ketika bumi sudah mengelilingi mentari  satu kali, bulan telah mengelilingi bumi 12 kali. Lamanya bulan mengelilingi bumi satu kali merupakan 29,5 hari. Sehingga berdasarkan perhitungan kala revolusi bulan lamanya sama menggunakan 12 × 29,5 hari. Sehingga dari perhitungan revolusi bulan, maka satu kali bumi berevolusi lamanya sama dengan 12 × 29,lima hari = 354 hari. Dengan kata lain satu tahun Komariyah sama dengan 354 hari.

Untuk memudahkan perhitungan jumlah hari dalam kalender Komariyah, terdapat bulan yg berumur 29 hari dan ada jua yg berumur 30 hari. Pembagian jumlah hari setiap bulannya dalam kalender Komariyah adalah menjadi berikut.
No Nama Bulan Lama Hari
1 Muharram 30
2 Safar 29
3 Rabiul awal 30
4 Rabiul akhir 29
5 Jumadil awal 30
6 Jumadil akhir 29
7 Rajab 30
8 Sya'ban 29
9 Ramadhan 30
10 Syawal 29
11 Dzulkaidah 30
12 Dzulhijjah 29/(30)
Total 354/(355)

Menurut peredaran bulan, usang bulan Zulhijah lebih dari 29,5 hari. Pembulatan dalam jangka usang akan menjadikan terjadinya penyimpangan yang semakin besar . Untuk mengatasi hal ini dalam kalender Komariyah jua mengenal tahun kabisat. Dalam almanak (kalender) Komariyah, bulan Zulhijah tahun kabisat berumur 30 hari. Sehingga satu tahun kabisat berumur 355 hari. Dalam 30 tahun terdapat 11 tahun kabisat Komariah, yaitu tahun ke-2, ke-lima, ke-7, ke-10, ke- 13, ke-16, ke-18, ke-21, ke-24, & ke-29.

Satu bulan pada kalender Hijriyah ditetapkan menurut periode bulan mengelilingi bumi atau dikatakn periode revolusi bulan dan ketika yang dibutuhkan bualn buat mengelilingi bumi 1 kali putaran adalah 29,lima hari, atau tepatnya 29 hari 44 mnt 3 dtk. Di samping berevolusi terhadap bumi, bulan pula berotasi terhadap porosnya & waktu yang dibutuhkan buat satu kali putar juga 29,5 hari.
Jumlah hari dalam setiap bulan 29 hari atau 30 hari menggunakan berselang-seling, maka setiap tahun akan terbuang waktu 12 x 44 mnt tiga dtk = 8 jam 48 mnt 36 detik. Waktu yg terbuang tiap tahun ini akan dikumpulkan sehingga menjadi sapta bulat menggunakan satuan hari. Waktu yang terbuang selama 30 tahun = 11 hari (30 x 8 jam 48 mnt 36 dtk = 11 hari). 11 hari ini akan ditambahkan dalam tahun-tahun dalam setiap periode 30 tahun. Jadi terdapat tahun kabisat sebesar 11 tahun kali pada setiap interval 30 tahun.
Contoh: tahun 1409 Hijriyah
1409 =1409/30 = 46 residu 29, maka tahun 1409 diklaim tahun kabisat.

2. Kalender Masehi
Kalender Masehi atau Anno Domini (AD) dalam bahasa Inggris adalah sebutan buat almanak atau penomoran tahun yang dipakai pada kalender Julian & Gregorian. Era kalender ini berdasarkan pada tahun tradisional yg dihitung sejak kelahiran Yesus berdasarkan Nazaret. Dalam bahasa Latin almanak ini dianggap "Anno Domini" (disingkat AD yg berarti "Tahun Tuhan") yang dipakai luas pada global. Sistem kalender Masehi ini kebanyakan digunakan menjadi acuan buat aktivitas sehari-hari yang bukan ibadah. Kalender Masehi dihitung menurut bepergian Bumi dalam melakukan revolusi penuh mengelilingi surya selama 365 seperempat hari.

Selain berputar dalam porosnya, bumi tersebar mengelilingi surya. Peredaran bumi mengelilingi matahari disebut revolusi. Satu kali bumi berevolusi membutuhkan waktu 365 seperempat hari. Pengaruh rotasi dan revolusi bumi ini dipakai menjadi dasar dalam pembuatan kalender atau penanggalan. Penanggalan yang dibentuk dari kala rotasi dan revolusi bumi dianggap kalender Masehi atau kalender Syamsiah. Menurut kalender atau almanak ini, satu tahun dibagi sebagai 12 bulan, ini dia nama-nama bulan dalam kalender Masehi.
No Nama Bulan Lama Hari
1 Januari 31
dua Pebruari 28/29
3 Maret 31
4 April 30
5 Mei 31
6 Juni 30
7 Juli 31
8 Agustus 31
9 September 30
10 Oktober 31
11 Nopember 30
12 Desember 31
Total 365/(366)

Tahun kabisat dalam kalender Masehi adalah tahun di mana jumlah harinya 366 hari. Pada bulan Februari jumlah harinya 29 hari. Pada tahun kabisat, nomor  tahunnya habis dibagi 4. Tahun kabisat hanya 1 kali pada 4 tahun.  Satu tahun syamsiah tidak secara persis terdiri menurut 365 hari, namun 365 hari lima jam 48 mnt 45,1814 dtk. Apabila hal ini nir dihiraukan, maka setiap 4 tahun akan kekurangan hampir 1 hari (tepatnya 23 jam 15 mnt 0,7256 dtk).  Maka buat mengkompensasi hal ini, setiap 4 tahun sekali (tahun yang bisa dibagi 4), diberi 1 hari ekstra: 29 Februari. Namun karena 5 jam 48 menit 45,1814 detik kurang berdasarkan 6 jam, maka tahun-tahun yang sanggup dibagi 100 (misalnya tahun 1900), bukan tahun kabisat, kecuali sanggup dibagi dengan 400 (misalnya tahun 2000).

Terdapat prosedur pemecahan  mudah buat menentukan apakah suatu tahun termasuk tahun kabisat atau bukan sebagai berikut:
Jika nomor  tahun itu habis dibagi 400, maka tahun itu telah pasti tahun kabisat.
Jika nomor  tahun itu nir habis dibagi 400 tetapi habis dibagi 100, maka tahun itu telah niscaya bukan adalah tahun kabisat.
Apabila angka tahun itu tidak habis dibagi 400, tidak habis dibagi 100 akan tetapi habis dibagi 4, maka tahun itu adalah tahun kabisat.
Apabila angka tahun nir habis dibagi 400, nir habis dibagi 100, & nir habis dibagi 4, maka tahun tadi bukan adalah tahun kabisat.
Posting Komentar

Daftar GRATIS Bisnis Online

ARDETAMEDIA

ARDETAMEDIA
Hosting Keren , Klik aj..

Tas Gaul Orion S - 081933998000 - wa 089508785258

Tas Gaul Consina Gadget Series - Orion S - 081933998000 dan wa 089508785258 Menjual Tas Gaul Orion S , siap kirim ke seluruh indonesia via ...

Popular Post